5 Pesan Tersembunyi pada Drama Korea Itaewon Class​

5 Pesan Tersembunyi pada Drama Korea Itaewon Class

Drama Korea menjadi salah satu pilihan hiburan bagi masyarakat Indonesia terutama anak-anak muda ditengah pandemi corona. Aktor dan aktris yang rupawan serta alur cerita yang menarik memang menjadi magnet tersendiri. Drama yang dibintangi oleh aktor Park Seo Joon dan aktris Kim Da Mi ini sepertinya begitu dicintai oleh para penggemarnya dari Indonesia.

Drama yang tayang di stasiun TV Korea JTBC dan layanan streaming Netflix ini baru saja berakhir pada 21 Maret 2020. Menariknya, Itaewon Class selalu mengalami peningkatan rating di setiap episodenya. Puncaknya di episode akhir, Itaewon Class berhasil meraih 16,548 persen untuk rating nasional di Korea dan 18,328 persen untuk rating di kawasan Seoul.

Bagi yang sudah menonton serial drama ini, tahukah ada 5 pesan tersembunyi yang bisa jadi terlewatkan oleh para penontonnya. Berikut lima pesan tersembunyi yang ada didalam seriel Itaewon Class.

1. Proteksi Asuransi Jiwa

Masih ingat di awal-awal episode kita disuguhi peristiwa kecelakaan ayahnya Sae Royi. Setelah ayahnya meninggal, Park Sae Royi mendapatkan Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa yang digunakan untuk bertahan hidup dan modal membuka usaha bisnis restoran.

Berawal dari uang asuransi itulah Park Sae Royi menjadi sukses. Hal ini mengajarkan kita bahwa pentingnya asuransi jiwa untuk meneruskan kehidupan orang-orang yang bergantung pada penghasilan kita. Artinya jika kita masih produktif baiknya memiliki asuransi jiwa agar jika resiko kehidupan datang lebih awal maka keluarga dapat bertahan hidup dari uang pertanggungan yang diberikan.

2. Tujuan / Visi Hidup

Dipengaruhi oleh impian ayahnya untuk membuka usaha restoran dan juga dendam terhadap Jangga, Park Sae Royi membuka usaha cafenya. Tetapi sejak awal dia memiliki tujuan untuk membuka usaha makanan dan minuman yang besar seperti Jangga. Tujuan hidup inilah yang menuntun kita dari satu pencapaina ke pencapaian lain yang lebih besar sehingga impian kita dapat tercapai.

3. Strategi Investasi Saham

Park Sae Royi menginvestasikan uang asuransi mendiang ayahnya untuk membeli saham perusahaan Jangga yang saat itu harganya sedang jatuh dan menahannya selama 8 tahun. Ketika sahamnya naik, dia sudah menguasai saha perusahaan saingannya dalma jumlah besar.

Harga saham turun bukan selalu fundamental perusahaan menjadi buruk. Justru ketika harga saha turun kita bisa membeli dengan harga diskon dan menjualnya ketika harga naik. Ini mirip dengan situasi pasar saham sekarang ketika terjadi krisis. Tertarik membeli saham?

4. Jasa Penasihat Keuangan

Keputusan Park Sae Royi untuk membeli saham perusahaan Jangga tak lepas dari nasihat Lee Ho Jin. Teman SMA-nya yang menjadi korban bully lalu berubah menjadi konsultan keuangan dan manajer investasi. 

DIbimbing oleh seorang penasihat keuangan menjadikan Park Sae Royi paham tentang dunia investasi dan pasar saham. Bagaimana dengan Anda apakah sudah memiliki penasihat keuangan yang bisa memberikan saran-saran terbaik?

5. Manusia Adalah Aset Berharga

Bisnis semata mata bukan persoalah uang saja, tetapi juga peran manusia. Hal ini yang diyakini oleh Park Sae Royi dalam menjalankan bisnisnya. Hal apa yang menyebabkan mereka sukses? karena mereka bukan saja sebagai karyawan tetapi juga keluarga.

Pesan-pesan inilah yang membuat cafe kecil bernama Dan Bam beranjak besar menjadi bisnis perusahaan F&B yang sukses. Bila kalian ada melihat pesan lain boleh komen pada kolom di bawah ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *